Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

‘Dia pantas mendapat mahkota!’ – Presiden La Liga Javier Tebas memilih bintang Barcelona Rodri untuk Ballon d’Or setelah kampanye Piala Dunia yang menakjubkan

Javier Tebas

Presiden La Liga Javier Tebas telah menyatakan dukungan penuhnya kepada gelandang Barcelona Rodri untuk meraih Ballon d’Or 2026. Bos liga itu meyakini upaya heroik sang pemain Spanyol selama Piala Dunia baru-baru ini telah menjadikannya unggulan terdepan untuk penghargaan individu paling bergengsi di sepakbola.

Tebas menegaskan pilihannya untuk Ballon d’Or

Persaingan menuju Ballon d’Or 2026 sedang terbentuk menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir, dengan sejumlah bintang terbesar dunia bersaing untuk penghargaan individu bergengsi tersebut. Berbeda dengan 2024, ketika pertarungan sebagian besar terjadi antara Rodri dan Vinicius Jr., atau 2025, ketika Ousmane Dembele muncul sebagai favorit yang jelas, persaingan tahun ini tampak jauh lebih terbuka.

Namun, presiden La Liga Tebas tidak punya keraguan soal siapa yang pantas meraih penghargaan itu, dengan mendukung gelandang Barcelona Rodri untuk memenangkan Ballon d’Or keduanya. Bagi Tebas, penampilan luar biasa Rodri di Piala Dunia lebih berarti daripada keterlibatannya yang terbatas di level klub dan membuatnya layak menjadi pemenang penghargaan tahun ini.

Aksi heroik Ball Emas di Amerika Utara

Rodri menjadi detak jantung yang tak terbantahkan dari tim Spanyol yang melangkah menuju kejayaan di Piala Dunia 2026. Kemampuannya mengatur tempo pertandingan dan memberi perlindungan di lini belakang bagi talenta kreatif Spanyol membuatnya meraih Bola Emas turnamen itu, menegaskan statusnya sebagai pemain terbaik di planet ini selama ajang sebulan tersebut.

Berbicara dalam interaksi baru-baru ini, bos La Liga itu tanpa ragu melontarkan pujiannya. “Meski dia absen untuk waktu yang lama karena cedera, di Piala Dunia yang dia mainkan, dia tampil pada level yang sangat tinggi, sangat tinggi,” kata Tebas.

Ia menambahkan: “Saya pikir Rodri harus memenangkan Ballon d’Or lagi.” Bagi Tebas, narasinya jelas: pemain Spanyol itu telah membuktikan dirinya sebagai “Messi sepak bola Spanyol”, sebuah pendapat yang juga digaungkan oleh pelatih tim nasional Luis de la Fuente.

Persaingan para penantang yang ketat

Meski Rodri mendapat dukungan dari petinggi liga, ia menghadapi daftar rival yang tangguh untuk penghargaan tersebut. Yang terdepan adalah rekan setimnya di Barcelona, Lamine Yamal. Sensasi remaja itu menikmati tahun terobosannya bersama Barcelona dan menjadi komponen vital dalam skuad Piala Dunia Spanyol, memicu perdebatan soal siapa di antara dua bintang itu yang lebih berpengaruh.

Di luar Spanyol, Harry Kane muncul sebagai ancaman besar setelah menjalani musim yang sangat produktif dalam urusan mencetak gol bersama Bayern Munich. Kapten Inggris itu akhirnya meraih trofi di Jerman dengan menjuarai Bundesliga dan DFB Pokal, meski kegagalannya memenangkan Liga Champions atau Piala Dunia bisa merugikannya dalam pemungutan suara akhir.

Sementara itu, Kylian Mbappe tetap masuk dalam perbincangan setelah memenangi trofi Pichichi, tetapi minimnya trofi tim besar musim lalu membuat penyerang Real Madrid itu menjadi outsider signifikan dibandingkan para kandidat dari Spanyol.

Warisan seorang maestro lini tengah

Jika Rodri memenangi edisi 2026, itu akan menjadi Ballon d’Or keduanya, setelah keberhasilannya pada 2024 ketika ia diakui atas perannya dalam kemenangan Manchester City di Liga Champions dan keberhasilan Spanyol menjuarai Kejuaraan Eropa. Kepindahannya ke Barcelona pada 2026 hanya semakin mengangkat profilnya, dan kemenangan tahun ini akan mengukuhkan tempatnya di antara para pemain terhebat sepanjang masa.

Dukungan Tebas menjadi pengingat akan kemampuan unik gelandang tersebut untuk memengaruhi permainan dari posisi yang lebih dalam, sebuah pencapaian yang jarang mendapat penghargaan individu di era modern.