Alvaro Arbeloa merayakan kembalinya yang penuh perjuangan ke Anfield ketika Fulham menahan Liverpool dengan hasil imbang tanpa gol yang membuat frustrasi, memberi Fulham suntikan moral yang sangat dibutuhkan. Mantan bek Liverpool itu melihat timnya menjalankan rencana permainan yang disiplin untuk meredam lini serang Liverpool bertabur bintang yang gagal menemukan ritme mereka sepanjang laga.
Arbeloa menemukan ritme permainannya dalam bertahan
Arbeloa tampak puas di tepi lapangan saat menyaksikan timnya menampilkan permainan yang tangguh untuk meraih satu poin melawan mantan klubnya, poin pertama mereka musim ini setelah membuka musim dengan tiga kekalahan beruntun dari Chelsea, Sunderland, dan Crystal Palace. Setelah kesulitan pada pekan-pekan awal musim, Fulham menunjukkan organisasi pertahanan yang diperbarui untuk membuat tim asuhan Andoni Iraola frustrasi.
Berbicara setelah hasil imbang tanpa gol itu, Arbeloa mengungkapkan kebanggaannya atas disiplin taktis yang ditunjukkan para pemainnya. “Saya senang karena poin ini, tetapi juga karena penampilan para pemain saya, di stadion ini melawan tim yang sangat besar, kami senang,” kata Arbeloa kepada BBC Match of the Day. “Setelah pertandingan melawan Crystal Palace, para pemain saya menyadari di mana letak masalahnya dan kami memperbaikinya. Hari ini kami lebih seimbang dan bermain sangat, sangat baik, dan kami mengendalikan serangan balik Liverpool.”

Disiplin taktis membuahkan hasil
Hasil itu membuat Iraola hanya mencatat satu kemenangan domestik sejak menggantikan Arne Slot pada musim panas, yakni kemenangan 2-0 atas tim promosi Ipswich Town, disertai tiga hasil imbang di liga. Yang krusial, kebuntuan itu juga menandai hasil imbang kandang keempat beruntun Liverpool di Premier League, sebuah rangkaian buruk yang belum pernah dialami klub itu dalam 15 tahun.
Arbeloa menyoroti perkembangan stabil yang ia lihat di dalam tim meski minim hasil positif sebelum lawatan ke Merseyside. “Kami bermain bagus melawan Chelsea dan Crystal Palace dan kami kalah, tetapi kami melakukan banyak hal dengan baik dan kami harus terus melakukan hal-hal itu dengan baik,” jelasnya. “Hari ini, melawan tim yang sangat bagus, kami berkembang dan telah bekerja sangat keras pekan ini. Saya tahu ini sangat sulit ketika Anda tidak memenangi pertandingan untuk memberi tahu para pendukung bahwa kami melakukan banyak hal dengan baik dan layak mendapatkan lebih. Kami bisa menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.”
Sebuah kepulangan istimewa ke Anfield
Bagi Arbeloa, sore itu lebih dari sekadar pertarungan taktik; itu adalah kepulangan ke stadion tempat ia menghabiskan dua setengah tahun sebagai bek sayap yang bisa diandalkan pada era Rafa Benitez. Sambutan hangat dari pendukung tuan rumah tidak luput dari perhatian bos Fulham itu, yang mengakui bahwa ikatan emosionalnya dengan klub tetap kuat.
“Saya senang bisa kembali ke Anfield, stadion yang sangat spesial bagi saya dengan para pendukung ini,” pungkas Arbeloa. “Ini pertama kalinya saya kembali ke sini sejak meninggalkan klub dan semoga saya akan kembali lagi.”

Menatap laga melawan West Ham dan Manchester United
Arbeloa berharap poin yang diraih dengan susah payah ini bisa menjadi pemicu yang dibutuhkan timnya untuk memulai kampanye mereka dan meraih kemenangan pertama musim ini. Berikutnya, Fulham akan menghadapi laga bergengsi melawan Manchester United di kandang pada hari Minggu, meski mereka harus lebih dulu melewati duel putaran ketiga Carabao Cup yang krusial di markas West Ham pada hari Selasa.










