JAKARTA – Suasana aksi unjuk rasa yang dimaksud dijalankan DPC GMNI Ibukota Indonesia Timur juga DPC GMNI DKI Jakarta Pusat di kawasan Cikini, Jakarta, pada Awal Minggu (15/6/2026) berakhir pilu. Beberapa kontestan aksi dilaporkan mengalami luka-luka serius, memaksa mereka itu harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis.
Aksi yang dimaksud awalnya bertujuan menyampaikan rangkaian tuntutan krusial ini, mendadak diwarnai insiden yang digunakan menyayat hati. Massa mengakibatkan aspirasi kuat untuk mengevaluasi lalu menghentikan Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebut dinilai memberatkan Anggaran Pendapatan dan juga Belanja Negara (APBN). Tak hanya sekali itu, merek juga mendesak Presiden untuk menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang tersebut mencabut Undang-Undang TNI dan juga Undang-Undang Polri. Tuntutan lainnya mencakup permintaan pertanggungjawaban pemerintah terkait pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan tarif keinginan pokok serta Bahan Bakar Minyak (BBM), dan juga pemborosan APBN melalui program-program populis.
Namun, di dalam sedang penyampaian aspirasi tersebut, aksi berubah menjadi tegang. Pembakaran ban bekas yang tersebut seharusnya berubah jadi simbol perlawanan terhadap bervariasi kebijakan pemerintah, berujung pada dugaan tindakan represif aparat kepolisian. Massa mengklaim bahwa kontestan aksi mengalami pemukulan kemudian penginjakan oleh aparat.
Akibat dari insiden yang tersebut terjadi, empat kader GMNI dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka adalah Bung Otama dari GMNI Ibukota Timur, Sarinah Dwi dari GMNI Ibukota Pusat, Bung Martogi dari GMNI DKI Jakarta Timur, dan juga Bung Alfons dari GMNI Ibukota Indonesia Pusat. Keempatnya segera dibawa ke RSCM untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kondisi salah satu korban, Sarinah Dwi, dilaporkan masih kritis. Ia belum sadarkan diri kemudian berada dalam menjalani penanganan medis secara mendalam. Situasi ini menambah keprihatinan melawan kejadian yang tersebut berjalan selama aksi unjuk rasa tersebut. [Betay]













