Manchester United secara tegas mengumumkan kembalinya mereka ke kompetisi elite Eropa dengan menghancurkan klub Azerbaijan, Sabah, dalam laga yang sepenuhnya berat sebelah di Old Trafford. Kemenangan impresif 4-0 itu bukan hanya mengamankan poin krusial di fase liga, tetapi juga secara resmi mengakhiri penantian menyedihkan selama 1.016 hari untuk sebuah gol di Liga Champions yang telah menghantui klub itu selama bertahun-tahun.
Mengakhiri kutukan Eropa
Manchester United akhirnya mengakhiri penantian panjang dan menyakitkan mereka untuk mencetak gol di Liga Champions UEFA. Sebelum pertandingan melawan Sabah, klub itu telah menjalani 1.016 hari tanpa mampu menjebol gawang lawan di turnamen elite Eropa tersebut.
Terakhir kali United merayakan gol di Liga Champions adalah pada 29 November, ketika Scott McTominay mencetak gol dalam hasil imbang 3-3 melawan Galatasaray pada fase grup 2023. Setelah gagal lolos ke kompetisi itu dalam dua musim sebelumnya dan menutup kampanye terakhir mereka dengan kekalahan 1-0 dari Bayern Munich, tekanan sangat besar untuk menampilkan performa yang menunjukkan pernyataan tegas saat kembali.

Cunha memicu kemenangan telak di Old Trafford
Momen penentu datang sesaat sebelum laga memasuki menit ke-30 ketika Matheus Cunha membuka skor, yang seketika mengangkat beban berat dari pundak para pemain. Cunha memanfaatkan umpan silang akurat dari Patrick Dorgu untuk melepaskan tembakan jarak dekat ke pojok kiri atas gawang. Gol krusial ini membuka keran gol bagi Manchester United, yang dengan cepat mengambil kendali penuh atas pertandingan.
Bruno Fernandes menggandakan keunggulan sesaat sebelum jeda, melepaskan tembakan presisi ke tengah gawang setelah menerima umpan terobosan dari Youri Tielemans. Beberapa saat kemudian, Benjamin Sesko menambah gol ketiga tepat di penghujung babak pertama, yang secara efektif mengakhiri pertandingan sebagai duel yang kompetitif sebelum peluit dibunyikan.
Martinez menutup penampilan dominan
United mempertahankan tekanan tanpa henti mereka pada babak kedua, menolak memberi para tamu asal Azerbaijan itu sedikit pun kesempatan untuk bernapas atau bangkit. Lini pertahanan tetap sangat kokoh, sementara para pemain menyerang terus menciptakan banyak peluang untuk memperlebar keunggulan.
Lisandro Martinez akhirnya mencetak gol keempat sekaligus terakhir pada menit ke-68, memaksimalkan situasi bola mati yang dibangun dengan baik untuk melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut kanan bawah gawang. Kemenangan telak 4-0 di Old Trafford ini mengangkat United ke posisi keempat dalam klasemen keseluruhan Liga Champions. Saat ini mereka berada tepat di belakang Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan Barcelona, hanya kalah selisih gol setelah awal yang benar-benar spektakuler dan sangat menjanjikan.

Derby panas menanti
Setelah comeback spektakuler di Eropa ini, Manchester United kini harus mengalihkan fokus ke derbi Manchester krusial kontra Manchester City pada Minggu di Old Trafford. United saat ini berada di peringkat ke-11 klasemen dengan empat poin dari tiga pertandingan pembuka mereka. Kontras dengan itu, City datang dengan catatan sempurna, tiga kemenangan, di puncak klasemen. Para fans akan berharap kemenangan meyakinkan ini memberikan momentum yang dibutuhkan untuk menghentikan laju rival mereka yang tanpa cela.










