Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Trump ancam Iran akan bayar mahal jikalau tentara Negeri Paman Sam kembali tewas

Trump ancam Iran akan bayar mahal jikalau tentara Negeri Paman Sam kembali tewas

Istanbul – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan peringatan bahwa Iran akan membayar mahal jikalau ada tentara Negeri Paman Sam yang dimaksud tewas ke berada dalam berlanjutnya ketegangan dalam kawasan Timur Tengah.

“Setiap kali Iran membunuh manusia tentara Amerika, mereka akan membayar berkali-kali lipat berhadapan dengan tindakan itu,” tulis Trump melalui wadah media sosial Truth Social pada Mulai Pekan (20/7).

Trump memaparkan arahan yang dimaksud sudah disampaikan terhadap Menteri Keamanan Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Daniel Caine, dan juga seluruh pimpinan militer AS.

Pernyataan itu muncul saat militer Negeri Paman Sam terus melancarkan serangan udara ke banyak wilayah pada Iran, yang mana sebagian besar menyasar kawasan selatan negara tersebut.

Teheran membalas dengan melancarkan serangan yang mana memiliki target sarana juga pangkalan yang digunakan diklaim digunakan militer Amerika Serikat di beberapa jumlah negara dalam kawasan.

Pentagon mengonfirmasi tiga kematian personel militer Amerika Serikat selama akhir pekan, terdiri berhadapan dengan dua prajurit dalam sebuah pangkalan militer di Yordania juga satu serdadu lainnya di dalam Irak utara.

Baku tembak antara kedua negara terjadi meskipun Amerika Serikat lalu Iran telah dilakukan melakukan penandatanganan nota kesepahaman yang digunakan dimediasi Pakistan pada Juni sesudah itu untuk mengakhiri konflik dan juga membuka jalan menuju perjanjian damai yang tersebut berkelanjutan.

Menurut laporan CNN, Amerika Serikat dan juga Iran sedang mempertimbangkan gencatan senjata selama 10 hari guna menghentikan permusuhan lalu menggalakkan dimulainya kembalinya negosiasi. Usulan yang dimaksud juga mencakup pencabutan pembatasan dalam Selat Hormuz.

Gedung Putih menyatakan upaya diplomatik sedang berlangsung seiring dengan langkah-langkah untuk mengajukan permohonan pertanggungjawaban Iran menghadapi kematian personel militer AS.

“Saat ini, Presiden Trump berfokus meyakinkan Iran mempertanggungjawabkan pelanggaran terhadap nota kesepahaman juga aksi terorisme yang dimaksud terus dijalankan dalam Selat Hormuz,” kata orang pejabat AS.

Pejabat yang disebutkan menambahkan bahwa pemerintahan Trump juga akan memohonkan Iran bertanggung jawab melawan tewasnya tentara Negeri Paman Sam baru-baru ini.

“Pukulan telak ini akan terus berlanjut sampai presiden memutuskan sebaliknya, tetapi pembicaraan antara negara kita terus berlanjut,” ujarnya.