Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

UKMTO: Awak kapal yang mana diserang di Selat Hormuz berhasil diselamatkan

UKMTO: Awak kapal yang digunakan mana diserang di Selat Hormuz berhasil diselamatkan

Ibu Kota Rusia – Otoritas setempat berhasil menyelamatkan awak kapal kontainer yang mana diserang dalam Selat Hormuz setelahnya mereka meninggalkan kapal menggunakan sekoci, menurut Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), Hari Minggu (12/7).

Sebelumnya pada hari yang tersebut sama, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melaporkan satu awak kapal GFS Galaxy berbendera Siprus dinyatakan hilang pasca kapal yang disebutkan diserang di dalam Selat Hormuz.

UKMTO menyatakan bahwa kapal yang disebutkan mengalami kerusakan parah pada bagian buritan pada waktu berada sekitar sembilan mil pada lepas pantai sebelah timur Oman. Seluruh awak kemudian meninggalkan kapal kemudian menaiki sekoci penyelamat.

“Seluruh awak sudah pernah diselamatkan oleh otoritas setempat. Pihak berwenang masih menyelidiki insiden ini,” kata UKMTO pada pernyataannya.

Kementerian Luar Negeri India kemudian menginformasikan terdapat 11 warga negara India di kapal GFS Galaxy tersebut. Dari jumlah total itu, 10 pemukim berhasil diselamatkan, sementara satu pendatang masih dinyatakan hilang.

Pemerintah India mengecam serangan yang dimaksud dan juga menyatakan Kedutaan Besar India pada Oman terus memantau perkembangan situasi dan juga bekerja sebanding dengan otoritas setempat pada operasi pencarian kemudian penyelamatan.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga hingga campur tangan Amerika Serikat ke kawasan yang disebutkan berakhir kemudian menegaskan tiada ada satu pun kapal yang digunakan diizinkan melintas selama kebijakan itu diberlakukan.

Jaringan televisi milik otoritas Iran, Press TV, melaporkan bahwa IRGC mendesak GFS Galaxy berhenti dalam Selat Hormuz setelahnya mengeluarkan beberapa kali peringatan. Menurut laporan tersebut, kapal kontainer itu akhirnya berhenti setelahnya terkena serangan.

IRGC mengumumkan penutupan Selat Hormuz pasca sebuah kapal tak bernama berupaya melintasi selat yang disebutkan dengan mematikan sistem identifikasi merekan juga menggunakan jalur yang tidak ada sah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

​​​​​​​