Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Ganti celana, polisi benarkan pembunuh Alvaro ditemukan meninggal

Ganti celana, polisi benarkan pembunuh Alvaro ditemukan meninggal

Ibukota – Kepolisian membenarkan pelaku pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang dimaksud hilang pada Pesanggrahan, DKI Jakarta Selatan, ditemukan meninggal usai minta ganti celana.

“Pertama beliau menggunakan celana pendek yang dimaksud diberi oleh penyidik, sebab celana pendek itu kotor, beliau minta untuk diganti celana panjang,” kata Kepala Area (Kabid) Hubungan Warga (Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto pada konferensi pers dalam Polres Metro Ibukota Selatan, Senin.

Budi memaparkan awalnya pada Hari Minggu (23/11) pagi pukul 06.00 WIB, terperiksa izin untuk ke toilet, sehingga beliau dianggap sudah ada buang air ke celana.

Namun, ternyata celana pendek itu kotor, kemudian beliau memohonkan celana panjang untuk diganti.

“Jam 09.00 Waktu Indonesia Barat pagi ditemukan oleh rekannya tadi yaitu saksi kunci inisial G mengawasi dari pintu, itu ada bilah kaca di berada dalam melihat terdakwa di keadaan menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri,” ucapnya.

Kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dikerjakan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) sebab cemburu dengan istrinya.

Dari tahapan pemeriksaan oleh penyidik, dikatakan terlapor mempunyai dorongan emosional dan juga niat untuk melakukan balas dendam yang tersebut berawal dari rasa cemburu.

Sebelumnya, pihak keluarga menyebutkan motif Alex Iskandar membunuh anak tirinya bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang digunakan sempat hilang di Pesanggrahan, Ibukota Selatan, sebab cemburu dengan istrinya, Arum.

Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga berubah menjadi dendam hingga akhirnya melakukan pembunuhan.

Terlebih, Arum terus berangkat ke Malaya bagaimanapun juga telah dilarang oleh Alex.

Sebelumnya, kepolisian mengungkap pelaku pembunuhan Alvaro merupakan ayah tiri dari bocah laki-laki tersebut.

“Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro,” kata Kapolres Metro Ibukota Indonesia Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

Ayah tirinya itu diketahui menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 lalu sempat berencana untuk bercerai.

Polisi kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 di dalam Pesanggrahan, DKI Jakarta Selatan, itu di situasi meninggal dunia.