Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

O’Malley siap tunggu perebutan peringkat pasca menang di dalam UFC White House

O’Malley siap tunggu perebutan peringkat pasca menang di dalam di UFC White House

DKI Jakarta – Mantan juara Ultimate Fighting Championship (UFC) Sean O’Malley mengaku bersedia mengawaitu kesempatan pertarungan perebutan gelar kejuaraan juara kelas bantam (61,2 kg) pasca kemenangannya pada UFC White House.

“Petr adalah sang juara (kelas bantam UFC). Jika saya tiada mendapatkan kesempatan berikutnya, saya akan menunggu,” kata O’Malley pada laman MMA Fighting yang tersebut dipantau di dalam Jakarta, Selasa.

Di UFC White House, 14 Juni lalu, O’Malley meraih kemenangan keduanya secara beruntun, menghentikan Aiemann Zahabi ke ronde kedua.

Kemenangan yang dimaksud menempatkan O’Malley di persaingan perebutan gelar kejuaraan di dalam kelas 135 pou, teristimewa mengingat ia telah mengalahkan juara bertahan Petr Yan.

Masalah bagi O’Malley adalah Pets Yan masih mempunyai urusan yang tersebut belum selesai dengan Merab Dvalishvili, lalu keduanya berpeluang kecil bertarung di trilogi untuk menyelesaikan persaingan mereka.

Namun, jikalau trilogi itu terjadi, O’Malley menyatakan beliau tak keberatan menunggu.

“Jika Petr mengalahkan Merab, maka saya akan bertarung dengan Petr. Bagaimana mungkin saja pertarungan itu tidak ada terjadi?” katanya.

O’Malley pernah mengalahkan Petr sewaktu keduanya bertarung di dalam UFC 280 pada tahun 2022, dengan kemenangan melalui tindakan juri yang dimaksud kontroversial.

Kemenangan itu mengantarkan “Suga” ke pertarungan perebutan peringkat menghadapi Aljamain Sterling, yang tersebut dimenangkannya, lalu mengukuhkan dirinya sebagai salah satu bintang top di olahraga seni bela diri campuran atau MMA.

Dalam pertahanan penghargaan pertamanya, O’Malley membalas dendam pada Marlon “Chito” Vera, yang menurut O’Malley pada waktu ini merupakan pertarungan terbesar pada sejarah divisi tersebut.

Jika Petr mengalahkan Dvalishvili lalu mengatur pertandingan ulang mereka, mantan juara kelas bantam itu percaya bahwa pertarungan yang disebutkan akan melampaui pertarungan sebelumnya berjuang melawan Marlon.

“Dari segi angka, pendapatan tiket, (pertarungan saya menghadapi Marlon) itu adalah pertarungan kelas bantam terbesar pada sejarah. Saya pikir pertarungan saya bertarung dengan Petr akan mengalahkan itu.”

Namun, sebelum itu, Pets lalu Dvalishvili diperlukan menyelesaikan urusan dia terlebih dahulu. Juara kelas bantam itu sudah pernah absen sejak Desember 2025 pasca menjalani operasi punggung menyusul penampilannya yang digunakan mengungguli gelar.