Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Cegah dehidrasi dengan tujuh cara ini

Cegah dehidrasi dengan tujuh cara ini

Ibukota Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan juga Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau dalam Tanah Air terjadi secara bertahap pada Juli hingga September 2026.

BMKG juga memperkirakan musim kemarau tahun ini berlangsung lebih banyak kering dan juga lebih besar panjang dibandingkan kondisi normal akibat pengaruh fenomena El Nino. Kondisi yang dimaksud meningkatkan risiko kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, khususnya bagi komunitas yang mana banyak beraktivitas di luar ruangan.

Dehidrasi terbentuk pada saat tubuh kehilangan tambahan sejumlah cairan daripada yang tersebut masuk. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi organ, menurunkan konsentrasi, menyebabkan kelelahan, hingga mengakibatkan gangguan jiwa kebugaran yang lebih besar kritis apabila tak segera ditangani.

Organisasi Bidang Kesehatan Planet (WHO) lalu Kementerian Kesejahteraan RI mengingatkan bahwa menjaga kecukupan cairan tubuh bermetamorfosis menjadi salah satu langkah penting untuk menghindari gangguan keseimbangan selama cuaca panas.

Berikut tujuh cara menghindari dehidrasi ketika musim kemarau;

1. Minum air putih secara cukup

Cara paling efektif menghindari dehidrasi adalah memenuhi keinginan cairan setiap hari. Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar dua liter atau delapan gelas air per hari, namun kebutuhannya dapat meningkat pada waktu cuaca panas atau pada saat melakukan aktivitas fisik.

Jangan mengawaitu haus untuk minum oleh sebab itu rasa haus merupakan tanda awal tubuh mulai kekurangan cairan.

2. Konsumsi buah kemudian sayuran yang mana mengandung banyak air

Buah seperti semangka, melon, jeruk, stroberi, kemudian mentimun mempunyai komposisi air tinggi sehingga dapat membantu memenuhi permintaan cairan tubuh. Sayuran seperti selada dan juga tomat juga berubah menjadi pilihan yang mana baik untuk dikonsumsi selama musim kemarau.

Selain mengandung air, makanan yang dimaksud juga kaya vitamin lalu mineral yang mana dibutuhkan tubuh.

3. Kurangi minuman lebih tinggi gula juga berkafein

Minuman bersoda, minuman manis, juga konsumsi kopi atau teh berlebihan sebaiknya dibatasi. Kandungan gula yang digunakan tinggi dapat meningkatkan rasa haus, sedangkan kafein pada sebagian pendatang dapat meningkatkan tingkat kejadian buang air kecil sehingga berisiko mempercepat kehilangan cairan tubuh.

Air putih kekal berubah menjadi pilihan utama untuk menyimpan hidrasi.

4. Hindari paparan sinar matahari berlebihan

Usahakan membatasi aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 16.00 di mana suhu udara cenderung paling tinggi. Bila harus beraktivitas, gunakan topi, payung, atau pakaian yang dapat melindungi tubuh dari paparan sinar matahari langsung.

Langkah ini juga membantu mengempiskan risiko kelelahan akibat panas atau heat exhaustion.

5. Gunakan pakaian yang tersebut nyaman

Pilih pakaian berbahan katun atau materi yang digunakan simpel menerima keringat dengan warna terang. Pakaian seperti ini membantu tubuh melegakan panas lebih banyak baik sehingga suhu tubuh masih terjaga.

Sebaliknya, pakaian tebal dan juga berwarna gelap cenderung mengangkat panas lebih lanjut banyak.

6. Perhatikan tanda-tanda awal dehidrasi

Gejala awal dehidrasi antara lain rasa haus berlebihan, bibir kemudian mulut kering, urine berwarna jaundice pekat, tubuh lemas, sakit kepala, juga pusing.

Jika gejala yang disebutkan muncul, segera hentikan aktivitas berat, berteduh, dan juga minum air putih. Bila keluhan bukan membaik atau muncul penurunan kesadaran, segera mencari pertolongan medis.

7. Tambah asupan cairan ketika berolahraga atau bekerja dalam luar ruangan

Orang yang dimaksud berolahraga maupun bekerja pada bawah terik matahari kehilangan cairan lebih banyak sejumlah melalui keringat. Karena itu, keperluan cairan harus ditingkatkan sebelum, selama, kemudian setelahnya aktivitas berlangsung.

Apabila aktivitas fisik berlangsung lebih tinggi lama atau mengeluarkan sejumlah keringat, minuman yang mana mengandung elektrolit dapat membantu menggantikan cairan dan juga mineral yang digunakan hilang sesuai kebutuhan.