Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Team Vitality pertahankan peringkat dengan juarai MWI EWC 2026

Team Vitality pertahankan peringkat dengan juarai MWI EWC 2026

Ibukota – Wakil Nusantara Team Vitality berhasil mempertahankan penghargaan juara Mobile Legends: Bang Bang Women’s Invitational (MWI) Esports World Cup (EWC) 2026 setelahnya menundukkan perwakilan Filipina NAVI PH dengan 4-2 pada grand final di dalam Paris, Prancis, Mingguan WIB.

Kemenangan itu menegaskan Team Vitality berubah menjadi juara MWI dua edisi berturut-turut, sekaligus menuntaskan revans menghadapi NAVI PH yang tersebut pernah menghentikan langkah dia pada MWI 2024.

“Saya bahkan bukan tahu kenapa saya sangat emosional sekarang. Saya mengawasi betapa keras regu saya bekerja juga saya rasa kami benar-benar pantas mendapatkan kemenangan ini,” kata kapten Team Vitality Michelle “Chell” Denise Siswanto seusai pertandingan, seperti disiarkan kanal EWC.

Grand final yang dimainkan dengan format best of seven berlangsung sengit sejak gim pertama.

NAVI PH segera menunjukkan permainan agresif serta mampu mengendalikan tempo sejak fase awal. Team Vitality kesulitan pergi dari dari tekanan lawan sehingga harus mendeklarasikan gim pembuka kemudian tertinggal 0-1.

Tertinggal lebih tinggi dulu bukan menciptakan Team Vitality kehilangan ketenangan. Pada gim kedua, grup yang dimaksud diperkuat Viorelle “Vival” Valencia Chen, Venny “Fumi Eko” Lim, Cindy “Cinny” Laurent Siswanto, Chell, kemudian Vivi “Vivian” Indrawaty tampil lebih tinggi disiplin di mengatur rotasi serta penguasaan objektif.

Pertandingan berjalan terpencil lebih besar hati-hati melebihi gim pertama sebelum Team Vitality memanfaatkan kesempatan di late game untuk menyamakan kedudukan berubah menjadi 1-1.

Persaingan semakin memanas pada gim ketiga. Kedua kelompok saling berbalas serangan serta beberapa kali bersaing untuk Lord pada pertandingan yang tersebut berlangsung alot.

Meski sempat berada di situasi empat lawan lima, Team Vitality mampu mempertahankan ketenangan, mengamankan Lord pada momen krusial, setelah itu membalikkan keadaan untuk menghentikan gim lalu berbalik unggul 2-1.

NAVI PH merespons pada gim keempat. Setelah Team Vitality sempat menguasai early game, duta Filipina itu berhasil membalikkan keadaan melalui permainan disiplin dalam fase pertengahan hingga akhir pertandingan.

Momentum yang tersebut diperoleh NAVI PH tiada terlepas dari kemampuan merekan memanfaatkan banyak kesalahan kecil Team Vitality dan juga komposisi hero yang tersebut semakin kuat memasuki late game. Hasil itu menyebabkan skor kembali imbang 2-2.

Tekanan justru memunculkan penampilan terbaik Team Vitality pada gim kelima. Sang juara bertahan tampil dominan sejak awal laga serta nyaris tiada memberikan ruang bagi NAVI PH untuk mengembangkan permainan.

Perbaikan strategi pada fase draft juga permainan yang tersebut rapi menimbulkan Team Vitality menguasai pertandingan hingga mengamankan kemenangan di waktu relatif singkat untuk unggul 3-2 sekaligus menciptakan match point.

Momentum positif itu berlanjut pada gim keenam. Team Vitality dengan segera mengambil kendali permainan melalui rotasi agresif serta penguasaan objektif. NAVI PH beberapa kali mencoba bertahan, tetapi bukan mampu menghentikan tekanan yang tersebut terus dilancarkan Team Vitality.

Dengan keunggulan jumlah agregat pemain pasca memenangi pertarungan terakhir, Team Vitality menghancurkan base lawan untuk melakukan konfirmasi kemenangan 4-2 sekaligus mempertahankan mahkota juara MWI.

Viorelle “Vival” Valencia Chen yang mana dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) mengungkapkan penghargaan yang disebutkan merupakan hasil kerja sebanding seluruh anggota tim.

“Saya benar-benar senang dengan penghargaan MVP ini serta hasil MWI tahun ini bersatu tim saya. Terlebih MWI tahun ini berlangsung pada Paris, tempat jika Team Vitality. Penghargaan ini kami persembahkan untuk semua orang, teristimewa para penggemar kami. Rasanya sangat menyenangkan,” kata Vival.

Team Vitality datang ke MWI EWC 2026 dengan status juara bertahan. Mereka membuka kejuaraan dengan kemenangan 2-0 menghadapi duta Brasil MIBR.LOS pada fase Grup B, kemudian menyingkirkan sesama delegasi Indonesia Team Falcons ID ke perempat final sebelum mengalahkan Geltek Cyber Team 3-1 pada semifinal.