Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Aksi dua penjambret digagalkan warga di dalam Tanjung Duren Jakbar

Aksi dua penjambret digagalkan warga dalam pada Tanjung Duren Jakbar

DKI Jakarta – Sekelompok warga berhasil menggagalkan aksi dua pendatang penjambret pada kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, DKI Jakarta Barat (Jakbar), pada Selasa (23/6) malam.

Insiden yang dimaksud sempat merebak di dalam media sosial pada video yang mana memperlihatkan massa mengerumuni lalu mengamuk terhadap kedua pelaku yang berinisial RA juga AF itu.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan mengemukakan telah terjadi menerima laporan perkembangan dari warga sekira pukul 21.30 Waktu Indonesia Barat terkait penjambretan kalung emas yang digunakan dijalankan oleh dua pria yang mana berboncengan kendaraan beroda dua motor.

“Saat kejadian, dua pelaku itu sedang mengendarai motor berboncengan, kemudian melintas lalu menantang kalung korban, sehingga orang yang terluka kaget kemudian berteriak, ‘maling, maling,” kata Alexander ketika dihubungi di dalam Jakarta, Rabu.

Menurut dia, teriakan penderita itu kemudian terdengar oleh warga sekitar juga beberapa jumlah pengemudi ojek online yang digunakan dengan segera melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

Saat dikejar, kedua pelaku itu jatuh dari kendaraan beroda dua motor lalu secara langsung diamuk massa sebelum dibawa oleh tim kepolisian ke Polsek Grogol Petamburan.

“Di situ, komunitas saling membantu untuk mengamankan pelaku, serta kita dengan segera merujuk ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk menangkap pelaku yang dimaksud kemudian membawanya ke Mako Polsek,” ujar Alexander.

Dia menyebutkan kedua pelaku yang disebutkan juga mengalami luka akibat menjadi sasaran amukan massa. Bahkan, salah satu pelaku mengalami luka yang digunakan cukup parah pada bagian wajah.

“Yang satu cukup parah, ya, kalau kita lihat dari lukanya. Babak belur, lebam, berbagai dalam sekitar muka, kemudian yang mana satu enggak terlalu. Enggak terlalu kena massa dia, cuma luka ringan,” ungkap Alexander.

Pihaknya turut mengamankan barang bukti merupakan sepeda gowes motor yang digunakan oleh pelaku ketika melakukan penjambretan.

Namun, kata dia, kalung emas hasil jambret diduga telah dibuang oleh pelaku pada waktu melarikan diri.

“Dia sudah ada mengakui perbuatannya, tapi yang digunakan eksekutornya belum sanggup diambil pernyataan akibat status lukanya yang parah,” ungkap Alexander.

Sampai dengan pada waktu ini, kedua pelaku masih menjalani perawatan di klinik sehingga identitas lengkap di antaranya usia para pelaku belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian.