DKI Jakarta – Sejumlah insiden berkaitan dengan kriminal juga keamanan muncul ke DKI Ibukota Indonesia pada Rabu (15/7), mulai dari penjual obat keras ilegal berkedok toko kelontong ditangkap hingga teror bom.
1. Penjual obat keras ilegal berkedok toko kelontong ditangkap di Jakbar
Polisi meringkus pribadi pria berinisial M alias N (26) yang dimaksud diduga memasarkan obat keras golongan daftar G tanpa izin pada sebuah toko kelontong pada Jalan Alas Tua, RT 01/RW 04, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, DKI Jakarta Barat (Jakbar).
Baca ke sini
2. Tersinggung biaya seragam jadi motif peneror bom SDN Srengseng Sawah
Polisi mengungkap motif peneror bom berinisial MY (34) dalam SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Ibukota Selatan, yakni tersinggung oleh ucapan guru mengenai biaya seragam sekolah anak.
Baca ke sini
3. Peneror bom SDN Srengseng Sawah disebut pernah lakukan teror ke tetangga
Peneror bom dalam SDN Srengseng 15 Pagi, Jagakarsa, DKI Jakarta Selatan, yang tersebut berinisial MY (34) diketahui pernah melakukan hal sejenis untuk tetangga dalam lingkungan rumahnya.
Baca di sini
4. Inspektorat DKI ingatkan ASN konsekuensi jikalau terlibat judi online
Inspektorat DKI Ibukota Indonesia menyampaikan peringatan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang konsekuensi hukum apabila terlibat judi online (daring).
Baca di dalam sini
5. Pramono tegaskan tak beri toleransi pelaku perusakan sarana publik
Gubernur DKI DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tiada akan memberi toleransi terhadap pelaku pencurian maupun perusakan infrastruktur masyarakat di dalam Jakarta.















