Ibukota – Sebanyak unit berkekuatan 10 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran lalu Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Barat masih berjibaku mencari pria bernama Ahmad Suwandi (26) yang digunakan tenggelam ke Kali Banjir Kanal Barat, Tomang, DKI Jakarta Barat.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran serta Penyelamatan (Gulkarmat) Ibukota Indonesia Barat, Syaiful Kahfi pada waktu dihubungi di dalam Jakarta, Kamis, memaparkan bahwa pencari sudah pernah dikerjakan sejak Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
“Kita terjunkan dua unit dengan 10 personel. Mulai pencarian itu jam 3 pagi. Kita dapat laporan, secara langsung ke lokasi,” kata Syaiful.
Ia menuturkan, pihaknya cukup kesulitan untuk mencari individu yang terjebak lantaran status gelap ketika dini hari.
“Kita agak telah melakukan pencarian. Makanya kalau hari ini belum ketemu, kita akan lanjut lagi besok,” tutur Syaiful.
Pihak Syaiful mengaku tidaklah mengetahui kronologi tenggelamnya pemuda itu. Namun, berdasarkan informasi yang dimaksud diterimanya, korban menceburkan diri ke kali BKB.
“Kurang tau juga, tapi katanya ia nyebur. Terus kakinya keram,” tutur Syaiful.
Seorang pemuda bernama Ahmad Suwandi (26) masih di pencarian setelahnya diduga tenggelam di dalam aliran Kali Ciliwung, Jalan Tomang Banjir Kanal, Grogol Petamburan, Ibukota Barat, Rabu (8/7) malam.
Menurut keterangan keluarga, orang yang terluka diduga menceburkan diri ke kali ketika berjuang menjauhi kejaran beberapa orang pendatang tiada dikenal.
Kakak korban, Syaiful Bahri mengatakan, sang adik sedang nongkrong bersatu dua temannya di tanggul. Sekitar pukul 23.30 WIB, mereka didatangi beberapa pemukim tidak ada dikenal.
“Nah, mendadak tuh kayak ada orang, lima khalayak kayak buser gitu penampilannya (orang tiada dikenal), ya kan. Nah, nangkap merekan orang, gitu,” kata Syaiful pada waktu ditemui dalam area kejadian, Kamis.
Berdasarkan informasi yang digunakan diterima Syaiful, sang adik serta temannya ketika itu berjuang lari dari kejaran pendatang bukan dikenal tersebut.
Ketika teman-teman adiknya melarikan diri ke arah jalan, sang adik yang digunakan panik memilih berlari ke arah kali lalu menceburkan diri.















